Harta Tersembunyi Dusun Jedung   Jedung merupakan dusun RW 3 bagian dari Kelurahan Nongkosawit. Sejarah asal muasal dusun Jedung yang diyakini warga adalah berasal dari wanita tua yang akan nginang tetapi inangnya jatuh ke dalam kedung, sehingga dinamakan Kedung atau Jedung. Tetapi menurut cerita sejarahnya terdapat tokoh yang melakukan bukak yoso (membuka kampung) yang […]

Read More

Pangeran Panji Hasto Gumelar   Pangeran Panji Hasto Gumelar (PHG) merupakan salah satu tokoh yang terkenal dalam sejarah Kelurahan Nongkosawit, Semarang. Berbagai macam kisah tentang PHG pun menjadi kisah rakyat sampai saat ini di kelurahan nongkosawit. Kisah mengenai PHG ini sama pentingnya dengan berbagai kisah yang ada di Nongkosawit seperti masjid wali, Bedug Sidogori, bende […]

Read More

Parmin Gugur di Kampung   Mbah Jan adalah sosok sesepuh yang saat ini usianya sudah lebih dari 80 tahun. Ia saksi hidup di masa kolonial hingga penjajahan Jepang. Berdasar tuturan Mbah Jan, Nongkosawit di era kolonial berupa hutan belantara dengan rumah warga berupa gubug-gubug kecil. Itu pun masih jarang penduduk. Saat itu Mbah Jan kecil […]

Read More

Wayang Ringut dan Wayang Angkrek     Wayang Ringut dan Wayang Angkrek merupakan wayang asli buatan warga Kelurahan Nongkosawit. Wayang-wayang ini dibuat dengan latar cerita tokoh Hasan Munadi yang dianggap sebagai orang yang menjadi pendiri Kelurahan Nongkosawit. Wayang angkrek dibuat dari bahan kardus oleh Suyono warga Kampung Getas, Kelurahan Nongkosawit dan Wayang Ringut terbuat dari […]

Read More

Susu Perah Sumber Penghidupan   Pangudi Mulyo adalah sebuah kelompok tani ternak desa Randusari  yang diresmikan dan berbadan hukum  pada tanggal 22 Januari 2016. Saat ini anggota kelompok tani ternak Pangudi Mulyo berjumlah 31 anggota, 27 anggota merupakan warga Randusari dan 4 anggota lain berada di dusun lain. Awal mula berdirinya kelompok tani ternak Pangudi […]

Read More

Pohon Jenitri Kebanggaan Warga   Jenitri adalah pohon yang termasuk Suku Elaeocarpaceae yang merupakan tumbuhan berbuanga. Pohon ini berasal dari India, di sana dikenal sebagai Rudraksa yang berarti air mata dewa Siwa yang turun ke bumi. Aneka kandungan yang ada pada jenitri antara lain: hydrogen sebesar 17,798%, karbon 50,024%, nitrogen 0,9461%, dan terakhir adalah oksigen […]

Read More

Budaya Tingkeban dan Mandi Air Sendang             Uri-uri budaya jawi, itulah yang sering kita dengar dari orang—orang yang sedang dan berupaya melestarikan budaya jawa. Budaya jawa atau kejawen memang memiliki banyak sekali bentuk-bentuk budaya dalam kegiatan msyarakat yang memiliki kekhasan tersendiri di setiap daerah sesuai dengan kepercayaan yang dipelihara oleh masyarakat itu sendiri. Budaya ini […]

Read More

Kandang Gunung, Cikal Bakal Pokdarwis   Kelurahan  Nongkosawit merupakan salah satu dari 16 desa di wilayah Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Kelurahan Nongkosawit memiliki luas wilayah 240.756 Ha. Terbagi atas 5 RW dan 21 RT. Jumlah penduduk per januari 2018 adalah 5102 jiwa, terdiri dari 2573 laki-laki dan 2.579 perempuan. Jumlah penduduk di atas terhimpun dalam […]

Read More

Makam Si Gandek dan Tradisi Nyadran   Makam Si Gandek adalah makam umum yang terletak di Dusun Getas, Nongkosawit, Gunung Pati Semarang. Awal mula penamaan Si Gandek berasal dari seorang tokoh bersejarah yang bernama Niti Sudarmo. Niti Sudarmo kala itu sedang berkelana dan sampailah di Dusun Getas, dalam perjalananya ia membawa sebuah tongkat yang terbuat […]

Read More

Menghidup (hidup) kan Susuk Wangan   Embung Kripik merupakan cekungan besar penampung air atau mengatur penyuplaian air yang berada di Kelurahan Nongkosawit, Gunung Pati, Semarang. Untuk sampai pada lokasi ini hanya dibutuhkan waktu sekitar 4 menit dari Kelurahan Nongkosawit menggunakan sepeda motor. Embung berada di tengah-tengah areal persawahan yang sebelah kirinya terdapat Sungai Gribik dan […]

Read More